Perkenalkan kami dari BG CLUB
kami terdiri dari 5 anggota,yaitu:
KETUA:Harry Fitrianto Wibowo
ANGGOTA:
Putri Ramadhani
Iswandini Nurul Ardana
Laras Dania
Annisa Salsa Bila
kami di sini membahas tentang,Kuliner.
Setiap negara punya makanan khas yang tak bisa lepas dari kehidupan masyarakatnya sehari-hari. Jika di Jepang kamu mengenal sushi dan di Italia akrab dengan pasta, Indonesia juga punya banyak makanan khas yang pastinya sudah tak asing lagi bagi kamu.
telah merangkum 10 makanan khas Indonesia kemungkinan sudah pernah kamu
cicipi atau malah jadi makanan favoritmu setiap harinya. Konon, banyak
masyarakat Indonesia di luar negeri yang merasa kangen dengan
makanan-makanan di bawah ini, lho. Penasaran apa saja 10 makanan yang masuk dalam daftar Traveloka? Simak ulasannya di bawah in1. Nasi uduk
Bagi sebagian orang Indonesia, nasi uduk adalah hidangan ideal untuk disantap saat sarapan. Nasi uduk tidak berwarna putih bersih layaknya nasi biasa karena dimasak dengan menggunakan air santan, daun salam, daun jeruk, laos, serai, dan garam. Namun, hal ini tak mengurangi kelezatannya, malah menambahkan rasa gurih dan wangi yang khas. Dalam penyajiannya, nasi uduk biasa dipadukan dengan ayam goreng, telur iris, bihun goreng, sambal, taburan bawang goreng, dan kerupuk.
Konon,
nasi uduk adalah makanan khas Betawi. Tak mengherankan kalau kamu bisa
menemukan banyak penjual nasi uduk di Jakarta, terutama di pagi hari
saat orang-orang sarapan. Kebon Kacang menjadi salah satu kawasan yang
dikenal dengan nasi uduknya. Terlebih, menurut sebagian sumber, kawasan
ini juga dikenal sebagai pelopor nasi uduk di Jakarta.
2. Nasi goreng
Jika
nasi uduk biasa disantap di pagi hari, nasi goreng nikmat disantap
kapan saja. Nasi goreng menjadi sebuah pilihan praktis bagi kamu yang
kesulitan menentukan menu untuk makan. Tak harus beli nasi goreng jadi,
kuliner ini juga bisa dimasak sendiri dengan mudah di rumah.
Meskipun
namanya sama, tapi nasi goreng di tiap daerah atau kota di Indonesia
memiliki ciri khas tersendiri. Nasi goreng merah Surabaya, misalnya,
berwarna merah cerah dari saus tomat dengan tambahan ayam suwir, telur
dadar, acar mentimun, dan kerupuk yang menggoda selera. Ada juga nasi
goreng Padang yang terkenal dengan rasa pedasnya dan terkadang dimasak
menggunakan bumbu rendang.
3. Bakso
Bakso
tak pernah kehilangan penggemarnya. Bola-bola daging berkuah hangat yang
disajikan bersama bihun dan sawi ini sedap disantap di saat hujan. Bagi
yang suka pedas, semangkuk bakso lengkap dengan tambahan sambal akan
menghadirkan sensasi tersendiri saat menyantapnya.
Salah
satu hidangan bakso yang terkenal di Indonesia adalah bakso dari Malang,
Jawa Timur. Menurut beberapa sumber, udara kota Malang yang dingin
membuat masyarakat setempat ingin menikmati makanan panas berkuah untuk
menghangatkan tubuh. Hal inilah yang disebut-sebut sebagai asal mula
munculnya bakso Malang.
Yang
membuat bakso khas Malang berbeda adalah adanya tambahan pangsit goreng
di dalam mangkuknya. Sekarang, kamu tak perlu datang langsung ke Malang
untuk bisa mencicipi bakso spesial ini karena sudah banyak tempat
kuliner yang menyajikan bakso khas Malang di berbagai kota.
4. Sate
Sate, potongan daging yang ditusuk dan
dibakar lalu disajikan dengan saus kacang atau kecap manis bisa
menggoyang lidahmu dengan seketika. Umumnya, penjual sate dengan gerobak
banyak beroperasi pada sore hingga malam hari, kecuali jika kamu
mencarinya di rumah makan atau restoran besar.
Bagi
kamu yang ingin mencicipi hidangan sate yang berbeda, silakan datang ke
Yogyakarta. Di sini, ada satu jenis sate yang terkenal dengan keunikan
rasa dan penyajiannya, namanya Sate Klathak Pak Pong. Sate berbahan
daging kambing ini ditusuk menggunakan jeruji besi. Jeruji besi
dipercaya bisa menghantarkan panas dengan baik sehingga potongan daging
bisa matang sempurna. Selain itu, daging juga tidak banyak dibumbui,
hanya menggunakan garam dan merica, lalu disajikan bersama nasi hangat
dan kuah gulai.
5. Soto
Di Indonesia, kuliner bernama soto sudah
tak asing lagi. Kamu tak akan sulit menemukan beragam jenis soto khas
nusantara, beberapa soto yang terkenal berasal dari Padang, Betawi, dan
Lamongan.
Soto
merupakan jenis makanan berkuah segar dengan potongan daging ayam atau
sapi dan ditaburi bawang goreng di atasnya. Namun, setiap daerah
sebenarnya punya ciri khas masing-masing dalam penyajian sotonya.
Misalnya, soto Betawi yang kuahnya tidak bening tapi kental bersantan,
atau soto Lamongan yang bertabur bubuk koya gurih nan lezat. Bahkan di
Medan, ada soto yang menggunakan bahan tambahan berupa udang dan berkuah
santan kental. Soto ini dikenal dengan nama soto Kesawan dan menjadi
salah satu kuliner wajib coba jika berkunjung ke Medan.
6. Rendang
Siapa yang tak mengenal sajian nikmat
dari Padang ini? Rendang bahkan menduduki peringkat pertama dalam
World’s 50 Best Food, sebuah hasil survei yang dirilis oleh CNN pada
2011 lalu. Pencapaian yang diraih oleh rendang ini memang tak
mengagetkan, kuliner yang gurih dan kaya akan rasa rempah ini menjadi
favorit banyak orang Indonesia maupun wisatawan mancanegara yang
berkunjung ke nusantara.
Rendang
barangkali memang bukan makanan yang bisa dihidangkan setiap hari di
meja makan, kecuali jika kamu mencarinya di restoran atau rumah makan
Padang. Hal ini dikarenakan proses memasaknya yang memakan waktu lama
demi mendapatkan tekstur dan rasa yang pas di lidah. Rendang yang cocok
dinikmati dengan sepiring nasi hangat ini berbahan dasar daging sapi
yang diolah bersama air santan dan rempah-rempah pilihan.
7. Rawon
Dari tampilannya, sajian berwarna hitam
pekat dengan potongan daging dan kentang ini mungkin kurang menarik.
Tapi jika rawon sudah menyentuh lidahmu, satu porsi tak akan pernah
cukup. Makanan yang menurut sebagian sumber berasal dari Surabaya ini
biasa disajikan bersama tauge, sambal, telur asin, dan sepiring nasi
hangat.
Warna hitam dari rawon ini berasal dari keluak atau kluwek,
yang merupakan salah satu bumbu khas Indonesia. Keluak berasal biji
dari pohon kepayang dan memiliki bentuk yang khas, bulat segitiga dengan
kulit cangkang yang keras. Sebelum bisa dijadikan bumbu masakan, keluak
biasa difermentasikan dengan cara dikubur dalam tanah selama kurang
lebih 40 hari. Selain membuat rawon berwarna hitam, keluak juga
memberikan rasa khas pada rawon yang gurih dan sedikit asam segar.
8. Bubur ayam
Bubur ayam sangat nikmat disantap untuk sarapan. Bubur gurih dengan taburan beragam topping ini bisa membuatmu siap menghadapi hari. Biasanya, bubur yang masih panas akan diberi taburan ayam suwir, cakwe,
bawang goreng, irisan daun bawang, emping, juga telur sesuai permintaan
pembeli. Bahkan, ada juga pedagang yang menyiapkan sate usus dan hati
ampela ayam untuk pelengkap bubur ayam.
Hampir
di semua kota besar di Indonesia, kamu tak akan kesulitan menemukan
pedagang bubur ayam di pinggir jalan. Bubur ayam yang penyajiannya
terbilang praktis dan terasa lezat ini menjadi pilihan yang tepat kapan
saja saat kamu butuh bersantap dalam waktu yang relatif cepat .
9. Gorengan
Gorengan
memang tak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari orang Indonesia.
Bayangkan saja, gorengan bisa diterima di tengah rapat perusahaan
sebagai camilan, jadi teman nongkrong yang asyik bersama teman, atau sebagai kudapan yang tepat saat minum teh bersama keluarga di rumah.
Gorengan
ini macam-macam jenisnya. Gorengan yang umum dijual adalah tempe, tahu,
ubi, pisang, singkong, cireng, dan lumpia. Saat membeli gorengan, kamu
juga mendapat bonus cabai rawit sebagai penambah rasa. Tak sulit
menemukan gorengan karena penjualnya biasa memarkirkan gerobak di
pinggir jalan atau di depan mini market.
10. Martabak
Martabak bisa masuk kategori camilan
atau pun makanan berat karena cukup mengenyangkan. Terdiri dari dua
jenis yaitu martabak manis dan martabak telur, keduanya sama-sama nikmat
disantap selagi hangat.